Friday, October 2, 2020

KECERDASAN BUATAN DAN CONTOH PENERAPAN DALAM KEHIDUPAN

 

5 CONTOH PENERAPAN KECERDASAN BUATAN DALAM KEHIDUPAN

image by dewaweb.com


Perkembangan teknologi kini memang tidak akan ada habisnya, teknologi berkembang dengan begitu pesat dari masa ke masa. Salah satu perkembangan teknologi adalah Kecerdasan Buatan Atau yang sering disebut dengan Artificial Intelligence (AI).

Kecerdasan Buatan atau AI telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari- hari, yang salah satu fungsinya yaitu agar mempermudah pekerjaan manusia agar lebih cepat dan efisien.

        Jadi apa saja sih contoh penerapan dari kecerdasan buatan itu sendiri dalam kehidupan. ? berikut 5 contoh penerapan kecerdasan buatan dalam kehidupan.


SIRI

image by hacker.com

Siri sendiri merupakan asisten virtual popular yang ditawarkan oleh iPhone dan juga iPad. Siri sendiri diaktifkan dengan suara perempuan ramah yang bias berinteraksi dengan pengguna dalam kehidupan sehari hari. SIRI sendiri membantu kita dalam menemukan berbagai informasi, membantu mendapatkan petunjuk arah, melakukan panggilan, mengirim pesan membuka aplikasi dan menambahkan acara di kalender serta masih banyak lagi manfaat asisten ini.

Dengan menggunakan SIRI kita dapat bertanya apapun, pertanyaan tersebut akan dijawab secara otomatis dalam waktu yang sangat cepat.

ROBOT PENYEDOT DEBU

image by riaugreen.com


                Pada zaman modern saat sekang ini banyak sekali macam macam kecerdasaan buatan yang memudahkan pekerjaan manusia, contoh nya yaitu alat penyedot debu. Sehingga anda tidak perlu repot lagi men nyapu, karena alat penyedot debu bisa melakukan pekerjaan tersebut. Robot penyedot debu ini berbeda dengan vacuum cleaner.

         Robot penyedot debu ini sudah berkembang dengan dikengkapi teknologi kecerdasan buatan sehingga dia mampu mempelajari pola dan mengerjakan pekerjaan nya secara otomatis dan cepat dalam membersihkan rumah.

               Robot penyedot debu ini dapat memindai beberapa halangan, sehingga jika dijalur yang dilalui robot ini ada hambatan, maka dia bisa membuat jalur untuk membersihkan lantai rumah kita.

GOOGLE ASSISTANT

image by liputan6.com


Menurut Wikipedia Google Assistant adalah asisten virtual yang didukung oleh kecerdasan buatan dan dikembangkan oleh google yang tersedia di perangkat seluler dan perangkat rumah pintar. Goggle assisten mulai diperkenalkan pada tahun 2016. Sesuai dengan nama nya google assistant ini dimiliki oleh perusahaan raksasa mesin pencarian yaitu google.

Di samping pengumuman perangkat pengembangan perangkat lunak pada bulan April 2017, Google Assistant telah, dan sedang, diperluas untuk mendukung berbagai macam perangkat, termasuk mobil dan. Dengan google assitent ini kita bisa dapat mencari berbagai macam informasi dengan mengatakan “oke google” setelah itu diikuti dengan ucapan apa yang ingin kita cari informasinya di google.

 

MOBIL TANPA PENGEMUDI

image by cnnindonesia.com


            Artificial Intelligence (AI) juga bisa kita terapkan pada mobil, yaitu dengan membuat mobil bisa melaju tanpa harus ada orang yang mengemudikannya. Kenapa bisa tanpa pengemudi? Kaarena mobil ini menggunakan alat bntu sensor pengendali dengan bantuan peta digital.

             Diluar negeri mobil tanpa pengemudi ini cukup popular dan banyak digunakan, tetapi di Indonesia mobil tanpa pengemudi ini masih merupakan suatu hal yang asing untuk di lihat. Bahkan dibeberapa Negara mobil ini sudah digunakan menjadi transportasi umum seperti taksi.

                Pada mobil tanpa pengemudi ini AI nya memiliki system sensor yang berguna untuk mendeteksi objek yang ada disekitarnya dan bergerak sesuai jalur pilihan serta bisa menghindari bahaya dan rintangan yang berada di sekeliling mobil.


ALEXA

image by majalahict.com


      ALEXA merupakan fitur pintar yang dimiliki oleh perusahaan besar Amazon. Amazon menginginkan kecerdasan buatan Alexa milik nya ini mirip dengan manusia.  Dengan sebuah program terbaru bernama SSML, perusahaan tersebut akan meningkatkan kemampuan berbicara dari sistem AI buatannya.

            Alexa sendiri berfungsi untuk bisa mendapatkan informasi dari banyak hal di website Amazon. Selain itu berfungsi untuk mengontrol lampu, thermostat, switch, bisa menjawab pertanyaan, membaca audiobook, dan masih banyak manfaat lain dari alexa ini yang dilakukan dengan layanan suara.


     itulah beberapa contoh dari penerapan kecerdasan buatan dalam kehidupan.


Xiexie!!

Read More

Wednesday, June 3, 2020

Pembahasan Soal Analisis Regresi

Analisa hubungan antara Produksi Kelapa Sawit (X) dengan Harga Minyak
Kelapa Sawit (Y) berdasarkan table dibawah ini:

JAWAB:

    Cari nilai XY, X2 , dan Y2 :  



   Lalu cari nilai a dan b:





Maka, hubungan antara produk kelapa sawit (X) dengan harga minyak kelapa sawit (Y) ditentukan oleh persamaan berikut:
Y = a + b(X)
Y = 2,8630 + 0,0085X


Xiexie!


Read More

Thursday, May 14, 2020

contoh soal hipotesis


A.    Tugas Soal 1 (Uji Rata-Rata)
Perusahaan reksadana menyatakan bahwa hasil investasinya rata-rata mencapai 13,17%. Untuk menguji apakah pernyataan tersebut benar, maka lembaga konsultan CESS mengadakan penelitian pada 36 perusahaan reksadana dan didapatkan hasil bahwa rata-rata hasil investasi adalah 11,39% dan standar deviasinya 2,09%. Ujilah apakah pernyataan perusahaan reksadana tersebut benar dengan taraf nyata 5%.

JAWAB:
·     Langkah 1: Merumuskan Hipotesa
Hipotesa yang menyatakan bahwa rata-rata hasil investasi sama dengan 13,17%. Ini merupakan hipotesa nol, dan hipotesa alternatifnya adalah rata-rata hasil investasi tidak sama dengan 13,17%. Hipotesa tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut:
H0 : m = 13,17%.
H1 : m ≠ 13,17%.
·     Langkah 2: Menentukan taraf nyata
Taraf nyata sudah ditentukan sebesar 5%, apabila tidak ada ketentuan dapat digunakan taraf nyata lain. Taraf nyata 5% menunjukkan probabilitas menolak hipotesis yang benar 5%, sedang probabilitas menerima hipotesis yang benar 95%. Nilai kritis Z dapat diperoleh dengan cara mengetahui probabilitas daerah keputusan H0 yaitu Za/2 = a/2 – 0,5/2 = 0,025 dan nilai kritis Z dari tabel normal adalah 1,96.
·     Langkah 3: Melakukan uji statistik dengan menggunakan rumus Z.
Dari soal diketahui bahwa rata-rata populasi = 13,17%, rata-rata sampel 11,39% dan standar deviasi 2,09%. Mengingat bahwa standar deviasi populasi tidak diketahui maka diduga dengan standar deviasi sampel, dan standar error sampel adalah sx = s/Ön sehingga nilai Z adalah
·     Langkah 4:
Menentukan daerah keputusan dengan nilai kritis Z=1,96
·       Langkah 5:
Mengambil Keputusan. Nilai uji Z ternyata terletak pada daerah menolak H0. Nilai uji Z = –5,11 terletak disebelah kiri –1,96. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa menolak H0, dan menerima H1, sehingga pernyataan bahwa hasil rata-rata investasi sama dengan 13,17% tidak memiliki bukti yang cukup kuat.


B.     Tugas Soal 2 (Uji Beda Rata-Rata)
Kita ingin membandingkan rata-rata kandungan lemak pada produk susu yang diharuskan minimum sebesar 5 gram per sachet. Suatu survei untuk membandingkan kandungan lemak susu antara dua perusahaan dengan memilih sampel sebanyak 100 sachet produk A dan 100 sachet produk B. Berdasarkan hasil survei ditemukan rata-rata kandungan lemak produk A adalah 5,12 kg sedangkan produk B adalah 5,13 kg dengan deviasi standar produk A adalah 0,05 dan produk B adalah 0,06. Ujilah apakah kandungan lemak susu per sachet kedua produk tersebut sama atau berbeda

JAWAB:
      Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita menggunakan uji Z tentang perbedaan mean atau rata-rata. Langkah-langkah pengujiannya adalah sebagai berikut:
·     Langkah 1:
Menyatakan hipotesis null dan hipotesis alternatif. Hipotesis null dan alternatifnya dinyatakan sebagai berikut:
·     Langkah 2: Menentukan level signifikansi.
Untuk level signifikansi dipilih tingkat kepercayaan 95%.
·     Langkah 3:
Menentukan uji statistik yang digunakan. Untuk menguji hipotesis tersebut kita menghitung nilai Z.
·     Langkah 4: Memformulasi Keputusan.
Dengan memilih level signifikansi 95% uji dua arah kita mendapatkan nilai Z tabel sebesar 1,96. Dengan membandingkan nilai z hitung dengan z tabel di mana z hitung lebih kecil dari pada Z tabel maka dapat kita simpulkan bahwa z hitung terletak pada daerah penerimaan H0, sehingga bisa disimpulkan bahwa rata-rata kandungan susu kedua produk adalah sama. Selengkapnya dapat kita gambarkan dalam Gambar 5.8 sebagai berikut:

Kita juga bisa menghitung nilai P untuk mengambil keputusan. Pada contoh tersebut terlihat bahwa luas area 1,28 adalah 0,3849. Jadi luas area di sebelah kanan 1,2 adalah 0,5 – 0,3849 = 0,1003. Dengan uji dua arah maka nilai P adalah 2 x 0,1151 = 0,20026 Karena nilai P lebih besar dari 0,05 maka kita tidak menolak Ho.

C.    Tugas Soal 3 (Uji Proporsi)
Suatu survei tentang merek kacang garing yang dibeli oleh konsumen menyatakan bahwa proporsi kacang garing merek A dikonsumsi 60% konsumen yang menjadi responden. Dengan menggunakan uji hipotesis proporsi, nilailah peluang bahwa kacang merek A dipilih oleh para konsumen jika dari hasil penelitian selanjutnya yang dilakukan terhadap 1000 orang, sebanyak 500 orang menyatakan memilih merek A, Ujilah apakah perbedaan hasil penelitian tersebut sesuai dengan survei sebelumnya?

JAWAB:
Untuk menguji hipotesis di atas kita menggunakan uji proporsi dengan langkah-langkah sebagai berikut:
·     Langkah 1: Menentukan hipotesis null dan hipotesis alternatif.
·     Langkah 2: Menentukan tingkat kepercayaan.
Untuk tingkat kepercayaan dipilih 95%.
·     Langkah 3: Menetukan uji statistiknya.
Uji statistiknya adalah:
·     Langkah 4: Menentukan titik kritis penolakan atau penerimaan hipotesis.
Dari level kepercayaan 95 % kita dapat melihat bahwa nilai Z adalah 0,5 – 0,05 = 0,45. Nilai Z kita cari pada tabel Z dengan uji satu arah didapat nilai Z adalah 1,65. Aturan keputusan dapat kita gambarkan sebagai berikut.
·     Langkah 5:
Untuk menentukan apakah kita menolak H0 atau tidak menolak H0 kita menghitung nilai Z hitung

Dari hasil penghitungan tersebut terlihat bahwa nilai z hitung sebesar -1,29 terletak pada daerah penerimaan H0. Dengan demikian perbedaan sebesar 2 % dari penjualan yang menyatakan bahwa pangsa pasar kadang merek A adalah 60 % adalah hasil dari variasi fungsinya, dalam arti pangsa pasar kacang garing merek A adalah 60%. Kita bisa juga menghitung nilai p dengan cara mencari luas area nilai Z yang sebesar -1,29 yaitu sebesar 0,04015. Sehingga nilai p adalah 0,05 – 0,4015 = 0,09. Karena nilai p lebih besar dari pada level kepercayaan 95% (α = 5%) maka kita tidak menolak H0.


D.   Tugas Soal 4 (Uji Beda Proporsi)
Suatu survei tentang majalah mengungkapkan bahwa majalah “Ekonomia” dibaca oleh pembaca 45% dari seluruh pembaca laki‐laki, dan 46% pembaca perempuan dari seluruh pembaca perempuan. Manajer pemasaran majalah ingin membuktikan kebenaran survei tersebut dengan mengadakan penelitian terhadap pembaca di suatu kota. Jumlah responden laki‐laki dipilih 150 orang dan yang membaca majalah sebanyak 69 orang mengaku membaca majalah “Ekonomia”, sedangkan dari 200 orang responden perempuan yang membaca majalah “Ekonomia” adalah 95 orang. Dengan menggunakan uji hipotesis proporsi ujilah apakah proporsi pembaca majalah tersebut sama?
JAWAB:
Untuk menjawab hal tersebut kita menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:
·     Langkah 1: Menyatakan hipotesis null dan alternatif
·     Langkah 2: Memilih tingkat signifikansi. Level yang dipilih adalah 95%.
·     Langkah 3: Menghitung uji statistik. Karena sampel yang digunakan cukup besar maka uji statistik yang digunakan adalah uji Z di mana distribusi mendekati standar normal.
Di mana:
P1: proporsi populasi pembaca laki-laki
P2: proporsi populasi pembaca perempuan
n1: jumlah sampel laki-laki
n2: jumlah sampel perempuan
Pc: rata-rata tertimbang dari dua proporsi sampel yang dihitung dengan
Di mana:
x1: jumlah sampel laki-laki yang membaca majalah ekonomi
x2: jumlah sampel perempuan yang membaca majalah ekonomi

·     Langkah 4: Membuat aturan keputusan
Karena dari hipotesis tersebut tidak menyatakan suatu petunjuk seperti lebih besar atau lebih kecil, maka kita menggunakan uji dua arah. Titik kritis dengan level
kepercayaan 95% adalah 1,96, sehingga jika nilai Z hitung berada pada kurang lebih 1,96 kita tidak menolak hipotesis null.
·     Langkah 5: Pengambilan keputusan


Berdasar hasil penghitungan nilai z hitung terlihat bahwa nilai z hitung berada pada daerah penerimaan H0 sehingga kita dapat membuat keputusan untuk menerima hipotesis null.


Xiexie!!
Read More